Pada tahun-tahun pertama Orde Baru, Mohammad Sadli dipercaya menjadi menteri tenaga
kerja pada Kabinet Pembangunan I. Lalu sebagai menteri pertambangan dalam Kabinet
Pembangunan II. Setelah tidak menjabat di pemerintahan, selama tiga tahun ia bekerja pada
Sekjen Kamar Dagang & Industri Indonesia (Kadin). Kemudian, ekonom yang juga bergelar
insinyur teknik ini dikenal juga sebagai pengamat ekonomi.
Dalam ulasan-ulasannya, Sadli menyampaikan kritik yang berimbang dan senantiasa
menggunakan optimisme, walaupun dengan ungkapan-ungkapan yang khas. Awal tahun
1983, Sadli mengemukakan agar pemerintah mencegah "inflasi kantung kosong", seperti
pernah terjadi dalam masa Orde Lama. Menurut Sadli, pemerintah waktu itu mencetak uang
dalam jumlah besar untuk mengadakan dana pembangunan. Padahal, tindakan itu tidak
menambah dana secara riil.
Sebelumnya Sadli menjadi ahli teknik. Ia tidak hanya mempunyai gelar insinyur dari
Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, tetapi juga meraih M.Sc. dari Institut Teknologi
Massachusetts, Amerika Serikat. Beralih minat ke bidang ekonomi, ia pernah melanjutkan
pendidikannya di Universitas Harvard, Amerika Serikat. Kemudian ia mengajar di Universitas
Indonesia sejak tahun 1953, perguruan tinggi yang kemudian memberinya gelar doktor Ilmu
Ekonomi sekaligus Anugerah FEUI Lifetime Achievement Award Terhadap Profesi.
Keterlibatan Sadli dalam pemerintahan dimulai sebagai anggota tim penasihat ekonomi
Presiden Soeharto. Setelah menjabat Ketua Komite Penanaman Modal Asing (PMA), akhirnya
ia menjadi menteri pertambangan. Di samping ia selalu diminta pendapat tentang suatu
perkembangan ekonomi, Prof.Dr.Ir. Sadli yang sejak tahun 1984 menjadi anggota Komite
Perencanaan Pembangunan PBB juga aktif menulis di sejumlah media cetak, seperti Kompas,
Sinar Harapan, dan Tempo.
BIOGRAFI Prof. Dr. Ir. Mohammad Sadli
Nama : Prof. Dr. Ir. Mohammad Sadli
Lahir : Sumedang, Jawa Barat, 10 Juni 1922
Meninggal : Jakarta, 8 Januari 2008
Agama : Islam
Istri : Prof. Dr. Saparinah Sadli
Pendidikan :
•
Fakultas Teknik Universitas Gajah Mada, Yogyakarta (1952)•
Institut Teknologi Massachussetts, Amerika Serikat (M.Sc., 1956)•
Universitas California, Berkeley, Amerika Serikat (1957)•
Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta (Doktor)•
Universitas Harvard, Amerika Serikat (1964)Karir :
•
Direktur Lembaga Penelitian Ekonomi dan Sosial Fakultas Ekonomi UniversitasIndonesia (1957-1962)
•
Asisten Rektor Universitas Indonesia (1962-1963)•
Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (1963-sekarang)•
Menteri Tenaga Kerja Kabinet Pembangunan I Reshuffle (1971-1973)•
Menteri Pertambangan Kabinet Pembangunan II (1973-1978)•
Penasihat Bapindo (1978)•
Presiden Komisaris PT Aneka Tambang (1979)•
Anggota Komite Perencanaan Pembangunan PBB (1984)Kegiatan Lain :
•
Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (1966)•
Presiden Komisaris PT Air Indonesia Transport (1979)•
Penasihat Ahli Kadin (1980)•
Komisaris (1980-1982)•
Presiden Komisaris PT Tifico (1982)•
Sekretaris Jenderal Kadin Indonesia (1982-1985)Alamat Rumah : Jalan Brawijaya IV/24, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan